Home » , » perbedaan teks proklamasi

perbedaan teks proklamasi

Written By made oka jaya diputra on Friday, March 23, 2012 | 10:19 PM

Sebelumnya ane kasih tau dulu, kalau ane bikin thread ini karena ada temen ane yang nanya di Twitter: "Coba perhatiin teks proklamasi yang ada di uang 100 ribu. Salah cetak kayaknya."

Uang 100ribu:


Apakah lembar uang 100 ribu atau teks proklamasi aslinya yang salah?
Dari situ ane sadar kalau tidak semua orang tau tentang itu. Berikut penjelasannya, cekidot!

Nah, adakah agan-agan yang merasa bahwa ada hal aneh/janggal pada teks proklamasi? Ada yang merasakannya, ada yang biasa saja, ada juga yang sudah mengerti dengan kejanggalan tersebut.
Di sini ane hanya ingin memberikan sedikit info bagi yang belum mengerti tentang kejanggalan tersebut. Maaf kalau sudah ada yang pernah post tentang ini.

Coba lihat gambar berikut, apa yang aneh/janggal?

Teks Proklamasi:


Apakah agan sudah melihat hal yang janggal? Coba lihat lagi teks yang ane tandai ini.

Teks Proklamasi 2:


Di situ tertulis:
"hari 17 boelan 8 tahoen 05"
Kok bisa tahun 05? Memang Indonesia merdeka tahun berapa? Tahun 2005? Atau 1905? Atau memang teks proklamasi salah tulis/ketik?


Penjelasannya sederhana saja, angka 05 tersebut merupakan kependekan dari tahun 2605. Loh kok malah makin jauh ya? Ya, karena saat itu di Jepang tahun 2605 Showa (sebutan untuk tahun yang digunakan di Jepang), yang setara dengan tahun 1945 masehi. Indonesia yang sedang dijajah Jepang-pun, sedikit mengikuti pengaruh Jepang, termasuk pada penulisan teks proklamasi ini.

Segitu aja gan, semoga bermanfaat

sumber
Berita Unik
Share this article :

3 comments:

  1. Jawaban untk yg proklamasi:(ane nyari di Google)

    Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

    ReplyDelete
  2. Kata Djakarta, 17-8-05 diubah menjadi Djakarta, hari 17 boelan 08 tahun ‘05, dalam naskah aslinya tertulis tahun’05, karena mengikuti kalender tahun Jepang, yang kala itu adalah tahun 2605. Tahun Jepang diartikan sebagai tahun zaman kaisar, yaitu cara perhitungan tahun di Jepang berdasarkan tahun Kaisar Jimmu naik tahta pada tahun 660 SM. Sehingga tahun Kalender Kaisar Jimmu lebih awal 660 tahun dari pada kalender Gregorian (tahun sesudah Masehi), sehingga tahun Jepang berdasarkan kalender Jimmu dihitung dengan menambahkan angka tahun kalender Gregorian (tahun Masehi) dengan 660. Sehingga tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, disingkat menjadi 2605 tahun Kalender Jepang yang digunakan pada masa itu (Jepang berkuasa).

    ReplyDelete

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. bli blogen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger