Home » » memelihara burung

memelihara burung

Written By made oka jaya diputra on Friday, July 23, 2010 | 6:13 AM

1. Buatkan tempat/sarang yg cukup hangat bisa dari keranjang atau dus bekas. 2. Alasi dengan daun daun kering/kain bekas yg kering 3. Kotoran burung harus sgr dibersihkan/ganti daun/kain dengan yg baru agar burung tidak kedinginan, tidak ada semut atau serangga lainnya yg mengganggu. 4. Untuk menggantikan kehangatan suhu tubuh induknya, apabila anak brung ditempatkan di sarang tsb bisa dengan menyelimuti pake kain bekas atau diberi penerangan bohlam 15 watt (gantung brjarak 20 - 30cm dari tubuh anak burung). 5. Biasanya anak burung yg masih merah, matanya belum terbuka dan dengan instingnya dia akan mencari paruh induknya untuk makan. Maka kita bisa memberinya makan + minum dengan menggunakan pipet (alat untuk obet tetes) lebih baik lg yg terbuat dari plastik. (bisa dibeli di apotik). Makanan dan cara memberikannya : 1. Bisa diberikan 3 - 4 butir pelet yg dicampur air hangat lalu dihancurkan hingga menjadi bubur, diberikan 2 - 3 kali sehari/pd jam yg sama (pelet = pakan ayam/ikan brbentuk butiran yg berwarna kecoklatan). 2. Setiap akan memberi makan buat adonan pelet baru, jng memberikan bubur pelet yg sudah basi. (bisa mencret) 3. berikan dgn menggunakan pipet, caranya buka paruh burung, tempelkan pipet dari arah samping kanan atau kiri paruh burung, dgn perlahan tekan pipet agar bubur pelet bisa masuk, makan secukupnya saja. 4. kalau terlihat ada cairan keluar dari hidung burung, hentikan sejenak, mungkin ada kesalahan dlm memberikan makan/minum. (apabila memasukan dari arah paruh depan makanan/minum bisa masuk kesaluran pernafasan & hidung bisa mengeluarkan cairan) 5. setelah burung diberi makan jng lupa berikan minum menggunakan pipet jg secara perlahan lahan, secukupnya saja. 6. setelah makan/minum jang lupa bersihkan anak burung dengan kain basah lalu kain kering dan taruh kembali disarangnya. 7. cara memegang + memberi makan harus dilakukan dengan perlahan lahan agar anak burung tidak mengalami sesak nafas. 8. agar tangan kita bersih, selama merawat anak burung gunakan sarung tangan plastik (bisa dibeli di apotik). Biasanya perawatan ini dilakukan selama 6 bulan, setelah itu biasanya burung sdh bisa makan sendiri. Jangan memandikan anak burung sebelum usia 6 bulan. Untuk kekuatan/kesehatan anak burung, bubur pelet bisa dicampur dengan minyak ikan (1 - 2 tetes) Selama perawatan usahakan lampu bohlam tetap menyala siang dan malam, kalau tubuh anak burung kulitnya terlalu panas jauhkan jarak lampu atau ganti dengan watt yg lebih kecil (5 watt), apabila terlalu panas anak burung bisa mati. Biasanya apabila kita rajin merawatnya....setelah jadi burung dewasa maka burung itu akan dekat dan patuh pada kita.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. bli blogen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger